Rabu, 13 Juli 2011

“SUMBER SELAMAT”, NAMA BARU SUMBER KENCONO

Mungkin diantara kita ada yang sering mendengar nama bis yang bermarkas di Sidoarjo tersebut. Bis jurusan Surabaya Jogya yang terkenal dengan ke-ugal-ugalannya yang tak jarang sering menimbulkan korban diantara jalanan Surabaya-Jogya.

Dengan kondisi bis yang relative masih bagus, membuat bis ini semakin melenggang, jauh meninggalkan lawan-lawannya saat beradu cepat di jalanan. Coba bayangkan, perjalanan antara terminal Bungurasih dan Mengkreng, jalur pertigaan arah Kediri, hanya membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam saja. Hal ini pernah saya buktikan sendiri saat saya berangkat menuju Tulungagung. Berangkat sekitar pukul 03.00 Wib dinihari dari terminal Bungurasih. Begitu saya turun, jam masih menunjukkan pukul 04.30 Wib

Sesuatu yang luar biasa. Dengan gaya kemudi yang sangat lihai, melewati sederetan kendaraan-kendaraan besar dengan menunjukkan kehebatannya sebagai pengemudi bis. Hmm..hal ini bisa membuat orang senang sekaligus kuatir. Senang karena bisa cepat, kuatir karena gaya kemudinya yang bisa dibilang ugal-ugalan yang bisa membahayakan keselamatan penumpang.

Suara mesin mulai menderu, klakson membuka telinga para penumpang yang mulai pulas, dengan sorotan cahaya lampu yang mulai ditinggikan pertanda bis mulai mengejar jam atau mengejar lawannya yang ada di depan. Maklum, system yang dipakai adalah system setoran. Jadi sudah ditetapkan berapa jumlah setoran yang harus dibayarkan ke perusahaannya setiap harinya.

Hal itulah yang membuat sebagian besar bis termasuk Sumber kencono menjadi sangat ugal-ugalan, yakni mengejar setoran. Bahkan keugal-ugalan tersebut sering membawa korban jiwa. Entah itu menabrak, atau tabrakan.

Bis Sumber kencono sendiri terbilang yang paling sering untuk kasus kecelakaan lalu-lintas. Sampai-sampai dibakar massa pun sudah pernah dialami oleh perusahaan bis ini. Hingga sebagian orang berpendapat sekaligus mempelesetkan nama bis tersebut, sumber kencono menjadi sumber bencono ( sumber bencana ). Cukup lucu juga, kalau kita sudah ketemu dengan lidah jawa.

Tapi, hal aneh yang saya lihat beberapa hari lalu adalah bis yang bertuliskan “Sumber selamat” pada badan bisnya, dengan warna dan desain yang sama dengan bis Sumber kencono. Sedang berhenti di badan jalan di daerah Jombang, lagi mogok. Xixixixi....Nama baru yang diharapkan akan membawa keselamatan, kok malah mogok ya??hehehehe. Hal ini terlihat dari banyaknya penumpang yang turun dari bis untuk mencari bis lain. Sangat terlihat raut wajah dari mereka, mereka kesal dan capek..

Tapi apakah benar, ini nama baru dari bis Sumber kencono. Karena ada sumber lain yang menyebutkan, bis sumber selamat tersebut adalah kepunyaan anaknya?? Menurut saya,kepunyaan siapapun, semoga kedepannya bis ini bisa lebih baik, bisa benar-benar selamat dalam perjalannya dan bisa mengantarkan penumpangnya sampai tujuan.

3 comments:

Herdoni Wahyono mengatakan...

Bagi para penumpang bus jurusan Surabaya-Madiun-Solo-Yogyakarta nama bus 'Sumber Kencono' sudah sangat dikenal. Bus 'Sumber Kencono' memang 'Raja Jalanan'. Sekarang sudah ada pesaingnya yaitu bus 'Mira' yang ber-AC dengan Tarif Biasa. Konsumen tentu berharap dengan nama 'Sumber Selamat' ini kinerja awak bus lebih baik lagi, profesional, dan selamat sampai di tujuan. Salam blogger. Sukses selalu.

Habadal mengatakan...

bukan setoran bos..pake premi bulanan..

wahyumedia mengatakan...

Herdoni wahyono : Iya mas..kita punya harapan baru dengan nama baru tersebut :)
Habadal : Oooh..iya ta mas???terima kasih mas, atas infonya...