Kamis, 02 September 2010

Berdoa? Atau Mendikte Tuhan??


Kita semua tahu, berdoa adalah salah satu hal terpenting bagi kita. Terutama saat kita melakukan ibadah. Dengan berdoa, hati kita merasa tenang, hati merasa lebih dingin karena kita merasa melakukan interaksi dengan Tuhan kita. Kita merasa, kita telah curhat kepadanya dan berharap semua doa kita akan dikabulkannya..
Mungkin banyak, yang akan kita sampaikan kepada Tuhan saat kita berdoa kepadanya. Minta rumah yang besar, minta mobil, istri yang cantik dan kaya, dan semuanya yang kita pikirkan mungkin akan kita sebutkan semuanya. Lalu, apakah kalian semua yakin, bahwa cara dan kata-kata kalian berdoa itu sudah benar??
Banyak diantara kita yang sampai saat ini masih saja salah saat berdoa. Seperti contoh diatas misalnya. Apakah beberapa contoh diatas merupakan suatu doa? Saya rasa, Tuhan mengerti apa yang umatnya butuhkan.  Apa yang kita pikirkan dan apa kekurangan kita, Tuhan sudah tahu tanpa kita harus menyebutkan satu persatu seperti contoh diatas.  Apakah kata-kata seperti diatas layak kita sebut sebagai doa?? layak kita sebutkan dihadapannya??
Tanpa kita sadari, kita telah mendikte sang maha pencipta dengan berbagai macam keinginan kita. Kenapa tidak kita serahkan saja semuanya dan berharap sesuatu yang terbaik bagi kita?? Karena kita percaya dia pasti akan memberi yang terbaik bagi kita.
Memang banyak kesalahan yang terjadi pada manusia ini. Tapi paling tidak, sebagai manusia yang beriman kita tahu bahwa Tuhan tidak tidur  walau sedetikpun. Dia akan selalu mengawasi kita dalam setiap langkah dan gerak-gerik kita. Maka sudah sewajarnyalah kita berusaha untuk selalu berusaha dan berserah diri kepadanya. Dan yakinlah bahwa hidup ini ada yang mengatur. Maka serahkanlah segala keputusan kepada yang diatas. Mungkin dengan begitu , pikiran kita akan lebih damai karena kita tidak hanya memikirkan apa yang ada di benak kita dan apa saja yang kita inginkan. Yang lebih baik adalah  pikirkanlah bagaimana kamu mengabdi  kepadanya. Maka kamu akan mendapat balasan yang setimpal dari amal perbuatanmu.

4 comments:

Anonim mengatakan...

Allah mengtahui apa yang terbaik bagi umatnya.......

wulanekadalu mengatakan...

Tapi kan kita tetap harus berdoa meminta sama Allah, jangan sampai ga minta hanya dengan alasan Allah tahu yang terbaik, nah klo gini nanti malah di cap sombong sama Allah. Waduh...

wahyumedia mengatakan...

Mbak Dalu ; Yup,itu betul..tapi yang perlu kita garis bawahi adalah,bagaimana proses kita meminta itu..kan kadang-kadang kita seenaknya sendiri tu mintanya...ini itu,ini itu..ya emang tetep harus meminta(berdoa)kepadanya..

Coki Datsun mengatakan...

Kita itu di suruh minta,apapun itu, rumah mobil uang banyak, minta aja allah itu maha kaya tk berkurang sedikitpun kekayaan allah kalau kita minta apapun karena maha kaya, allah jg maha pemurah, maha mendengar, kalau apa yg kita minta kekayaan menjadi kita sombong, maka berdoa aja biar kita kuat untuk tdk tergolong orang2 yg sombong, kalau merasa kok belum di Kabulkan sebenarnya sudah di Kabulkan tpi allah akan memberi jauh yg lebih baik kunci nya sabar aja,( dpt pahala sbar) karena allah jg menguji seberapa sabar dia menunggu janji allah, allah aja sabr menunggu kita taubat( walaupun allah sebenarnya g butuh taubat kita, cuman allah seneng kalau hambaya taubat) seperti halnya kita menyenangkan bos kita/temen kita pasti di ingat pula, kita di suruh yakin sma rosulullah ketika berdoa dn takut ( takut doa kita g terkabul( sifat alami manusia kan rasa takut), maka yakin aja trus yakin dn tunggu janji allah itu datang dengan sabr dn sholat, selalu berperasangka baik sama allah, karena allah sesuai perasangka hambaya, maka yakin sabr janji allah pasti akan datang,